3 bulan yang lalu saya mengenal Internet Marketing, saat pandangan pertama sudah mulai jatuh hati, makin hari makin cinta. Sampai saya berniat meminangnya untuk jadi istri ke-4 (Setelah Sari, Pekerjaan dan Argopuro Motor) .
Kini setelah 3 bulan pendekatan dengan "Internet Marketing" saya mulai kelelahan dan bimbang untuk melangkah ke hubungan yang lebih serius. Internet Marketing Mimpi...? atau Realita ...?
Argo
Minggu, 19 April 2009
Kaya Lewat Internet Marketing, Mimpi...? atau Realita ...?
Selasa, 03 Maret 2009
Langkah Kecil Peduli Pendidikan Balita
Berawal atas keprihatinan akan tingginya biaya pendidikan anak pra sekolah yang berkualitas. Maka dengan bermodal ruang samping rumah di jalan Dr. Sam Ratulangi No. 11/56, Tanjungkarang, Bandar Lampung, dan sedikit dana yang terkumpul dari patungan beberapa pihak, kami berusaha menciptakan system pendidikan usia pra sekolah/usia dini berkualitas dengan biaya terjangkau.
Setelah mempertimbangkan berbagai aspek dan keterbatasan yang ada, akhirnya kami mencoba mengkombinasikan antara sistem Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang saat ini sedang tumbuh pesat dengan beberapa metode pendidikan yang sudah lama berkembang di Singapore (sperti; metode cinema edutaintment, 3 in 1 concept dan pendidikan berbasis keluarga serta lingkungan). Alhamdulillah dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa pada tanggal 1 Desember 2007 PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) kami untuk pertama kalinya mulai menjalankan aktivitas belajat-mengajar dan diberi nama PAUD CERDAS HATI.
Setelah melewati proses dan pembuktian atas kesungguhan kami mengelola PAUD ini pada tanggal 16 April 2008 Dinas Pendidikan Lampung memberi dukungan penuh dengan memberikan izin operasional No : 420.9/913/08/PAUD.
Awal tahun 2009 paud cerdas hati mulai mendapat perhatian pemerintah setempat dan pemerintah pusat dimana lembaga kami merupakan satu-satunya paud dari Tanjungkarang Pusat yang berhak mendapat bantuan pengembangan dari Dikdiknas Bandar Lampung dan Pusat. Baik dalam pengembangan kualitas guru, bahan ajar maupun pengembangan lainnya.
Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan orang tua siswa, kami akan berusaha untuk lebih baik dan menjaga amanah yang telah dipercayakan.
Pemilik : Argo Bayu Aji
Penasehat : Muninggar
Penanggungjawab operasional : Aris Triyono
Sabtu, 28 Februari 2009
KENALI KECERDASAN MAJEMUK ANAK ANDA
Secara lebih spesifik, kuis berikut dapat membantu Anda mengidentifikasi aspek kecerdasan yang relatif lebih menonjol dibandingkan dengan aspek yang lain pada anak. Kuis berikut ini adaptasi dari kuis yang disusun oleh Michael Bergman dalam bukunya, A Multiple
PETUNJUK PENGISIAN
1. Isilah setiap pernyataan berikut dengan nilai :
• 0 : bila Anda tidak setuju dengan pernyataan yang diberikan
• 2 : bila Anda sangat setuju dengan peryataan yang diberikan
• 1 : bila Anda ragu-ragu atau setengah setuju dan setengah tidak.
2. Kemudian jumlahkan skor untuk setiap aspek kecerdasan.
3. Aspek yang mendapatkan skor tinggi relatif dibanding aspek yang lain memberikan gambaran aspek kecerdasan yang menonjol pada anak Anda.
KUIS
Kecerdasan Interpersonal
| a. | ______ | Anak Anda sering menjadi pemimpin dalam permainan |
| b. | ______ | Anak Anda senang mengobrol dengan temannya |
| c. | ______ | Anak Anda sering menolong temannya |
| d. | ______ | Anak Anda sering menjadi tempat curhat temannya |
| e. | ______ | Jumlah teman anak Anda banyak |
| f. | ______ | Anak Anda menjadi anggota beberapa klub kegiatan |
| | ______ | TOTAL UNTUK KECERDASAN INTERPERSONAL |
Kecerdasan Intrapersonal
| a. | ______ | Anak Anda suka menonton tv sendirian |
| b. | ______ | Anak Anda suka belajar menyendiri |
| c. | ______ | Anak Anda mampu mengatakan apa yang menjadi kemampuannya |
| d. | ______ | Anak Anda suka menghabiskan waktu untuk menyendiri |
| e. | ______ | Terkadang sikap anak Anda dianggap aneh oleh temannya |
| f. | ______ | Anak Anda mampu belajar dari kesalahan yang dibuatnya |
| | ______ | TOTAL UNTUK KECERDASAN INTRAPERSONAL |
Kecerdasan Logis - Matematis
| a. | ______ | Anak Anda mampu menghitung di luar kepala |
| b. | ______ | Anak Anda suka mengelompokkan barang-barang |
| c. | ______ | Anak Anda menyukai permainan semacam halma atau catur |
| d. | ______ | Anak Anda menyukai permainan angka |
| e. | ______ | Anak Anda tertarik bermain komputer |
| f. | ______ | Anak Anda suka bertanya cara kerja suatu benda |
| | ______ | TOTAL UNTUK KECERDASAN LOGIS-MATEMATIS |
Kecerdasan Linguistik
| a. | ______ | Anak Anda suka membaca buku dan majalah |
| b. | ______ | Anda menilai anak Anda adalah pembaca yang baik |
| c. | ______ | Anak Anda suka bercerita atau membuat lelucon |
| d. | ______ | Anak Anda dapat mengingat nama teman-temannya dengan mudah |
| e. | ______ | Anak Anda suka mengucapkan kata-kata sulit |
| f. | ______ | Kosa kata anak Anda sangat bagus |
| | ______ | TOTAL UNTUK KECERDASAN LINGUISTIK |
Kecerdasan Kinestetik
| a. | ______ | Anak Anda sulit berdiam diri untuk waktu yang lama |
| b. | ______ | Anak Anda mudah menirukan gerakan orang lain dengan tepat |
| c. | ______ | Anak Anda suka bermain permainan balok, mekanik |
| d. | ______ | Anak Anda suka berolah raga |
| e. | ______ | Anak Anda sering membuat model mobil, orang atau binatang dari lilin |
| f. | ______ | Anak Anda suka menari atau senam |
| | ______ | TOTAL UNTUK KECERDASAN KINESTETIK |
Kecerdasan Spasial
| a. | ______ | Anak Anda mampu menunjukkan arah rumah saat berjalan-jalan |
| b. | ______ | Anak Anda suka kegiatan seni rupa |
| c. | ______ | Gambar anak Anda relatif lebih bagus dibanding teman sebayanya |
| d. | ______ | Film dan gambar sangat memudahkan anak Anda dalam menyerap informasi baru |
| e. | ______ | Anak Anda menyukai buku yang banyak gambarnya |
| f. | ______ | Anak Anda suka bermain puzzle |
| | ______ | TOTAL UNTUK KECERDASAN SPASIAL |
Kecerdasan Musikal
| a. | ______ | Anak Anda mampu menyanyikan banyak lagu |
| b. | ______ | Anak Anda dapat menyanyikan lagu dengan nada yang tepat |
| c. | ______ | Anak Anda tertarik memainkan alat musik dan mampu memainkannya dengan cepat |
| d. | ______ | Anak Anda dapat merasakan bila mendengar nada lagu yang sumbang |
| e. | ______ | Anak Anda sering mengetukkan jari secara berirama |
| f. | ______ | Anak Anda sering bersenandung dan bernyanyi |
| | ______ | TOTAL UNTUK KECERDASAN MUSIKAL |
Kecerdasan Naturalis
| a. | ______ | Anak Anda menyukai kegiatan luar |
| b. | ______ | Anak Anda suka mendengarkan suara burung, jangkrik atau suara alam lainnya |
| c. | ______ | Anak Anda dapat membedakan jenis-jenis tumbuhan dan binatang |
| d. | ______ | Anak Anda mampu membedakan, mana ular berbisa atau tidak |
| e. | ______ | Anak Anda suka mengamati tanaman dan/atau mengumpulkan batuan |
| f. | ______ | Anak Anda senang memelihara tanaman atau binatang |
| | ______ | TOTAL UNTUK KECERDASAN NATURALIS |
Nah, kuis ini hanyalah sebuah cara sederhana untuk mengetahui kelebihan anak Anda. Dan juga dengan mengetahui aspek yang kurang menonjol, Anda dapat menentukan cara belajar yang tepat bagi anak Anda.
Sumber:
www.anglolang.com/uploads/MutipleIntelligencesCheck.doc
Leia Mais…MENGENAL KECERDASAN MAJEMUK
Kecerdasan majemuk (multiple intelligence) saat ini telah menjadi satu istilah yang populer. Sekolah-sekolah menawarkan pada masyarakat bahwa mereka akan mendidik siswanya dengan memperhatikan kecerdasan majemuk. Apa arti istilah kecerdasan majemuk? Bagaimana kita dapat mengenali aspek kecerdasan majemuk anak kita? Bagaimana mengembangkannya?
Kecerdasan majemuk adalah sebuah teori psikologi dan sekaligus teori pendidikan yang pertama kali digagas oleh seorang psikolog bernama Howard Gardner. Teori ini pertama kali dilontarkan pada bukunya di tahun 1983, Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences. Teori ini menyatakan bahwa manusia itu memiliki berbagai macam kecerdasan, dan setiap individu memiliki tingkat yang bervariasi untuk setiap jenis kecerdasan tersebut. Karena itu, setiap orang memiliki "profil kognitif" yang unik.
Teori Gardner ini berpendapat, bahwa definisi kecerdasan yang selama ini dianut, tidak mampu menggambarkan berbagai kemampuan yang dimiliki manusia. Contohnya, Andi yang mudah menghafal perkalian belum tentu secara keseluruhan lebih cerdas dibanding Joni yang sulit menghafal. Mungkin Joni lebih cerdas dalam aspek yang lain atau mungkin harus belajar dengan cara yang lain.Gardner juga berpendapat, sekolah tidak boleh bersandar pada satu kurikulum baku. Sekolah harus mampu menawarkan "pendidikan yang berpusat pada individu." Dengan demikian, kurikulum disusun berdasarkan kebutuhan unik masing-masing anak. Ini juga termasuk membantu murid meningkatkan aspek kecerdasan yang kurang.
Teori ini mendapatkan kritikan luas dari kalangan psikologi dan pendidikan. Kritik yang paling umum adalah bahwa teori Gardner ini didasarkan pada intuisinya saja, bukan berdasar data empiris. Kritik ini juga menyatakan bahwa aspek kecerdasan yang disebutkan Gardner hanyalah nama lain dari bakat atau tipe kepribadian.
Walaupun demikian, teori ini sangat diterima di kalangan pendidik selama dua puluh tahun terakhir. Banyak sekolah menggunakan teori ini sebagai sebuah pedagogi, dan banyak guru yang memasukkan sebagian atau seluruh teori ini dalam cara mengajar mereka. Berbagai buku dan bahan ajar dibuat untuk menjelaskan teori dan penerapannya di dalam kelas.
Aspek Kecerdasan Majemuk
Apa saja aspek kecerdasan yang telah diidentifikasi oleh Gardner? Penjelasan berikut dapat memandu Anda untuk mengenali tipe kecerdasan yang menonjol pada anak Anda:
a. Linguistik. Kecerdasan linguistik-verbal berhubungan dengan kata-kata, baik lisan maupun tulisan. Biasanya anak dengan kecerdasan ini menonjol dalam membaca, menulis, bercerita, mengingat kata dan bahasa. Pekerjaan yang cocok bagi orang dengan kecerdasan ini adalah penulis, ahli hukum, filosof, politisi dan guru.
b. Logis-matematis. Kecerdasan ini berhubungan dengan logika, abstraksi, penalaran induktif dan deduktif, serta angka. Kecerdasan ini lebih mengarah pada kemampuan penalaran, pengenalan pola abstrak, berpikir ilmiah dan penyelidikan, serta mampu mengerjakan perhitungan yang kompleks. Karir yang cocok untuk orang dengan tipe ini adalah ilmuwan, ahli matematika, dokter dan ahli ekonomi.
c. Visual-Spasial. Kecerdasan ini berhubungan dengan penglihatan dan pemahaman spasial. Anak yang menonjol dalam aspek ini sangat bagus dalam memvisualisasikan dan memanipulasi objek secara pikiran. Ingatan visualnya sangat kuat dan biasanya artistik. Biasanya anak seperti ini juga pandai menentukan arah mata angin dan memiliki koordinasi tangan-mata yang bagus. Karir yang cocok untuk orang tipe ini adalah seniman, insinyur, dan arsitek.
d. Kinestetik. Aspek ini berhubungan dengan gerakan dan kegiatan fisik. Anak yang menonjol pada aspek ini sangat mahir dalam aktivitas fisik seperti olahraga dan menari. Biasanya anak ini dapat belajar dengan baik bila sambil melakukan aktivitas fisik tertentu. Kecerdasan ini sangat dibutuhkan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan menari, olah raga, bedah, kerajinan dan sejenisnya.
e. Musikal. Kecerdasan ini berhubungan dengan ritme, musik dan pendengaran. Anak yang menonjol kecerdasan musikalnya lebih sensitif pada suara, ritme, warna suara, dan musik. Anak ini bisa bernyanyi, bermain alat musik bahkan menggubah musik. Anak ini sering menggunakan lagu dan ritme untuk belajar dan mengingat sebuah informasi. Pekerjaan yang cocok adalah musisi, penyanyi, konduktor, dan penggubah.
f. Naturalis. Kecerdasan ini berhubungan dengan alam dan pengklasifikasian. Aspek kecerdasan ini bukan bagian orisinal dari teori Gardner tentang Kecerdasan Majemuk. Anak yang menonjol dengan kecerdasan ini lebih sensitif pada alam dan lingkungan sekitarnya. Ia mampu menumbuhkan dan memelihara tanaman, mudah memelihara, menjinakkan, dan berhubungan dengan binatang. Dengan mudah anak ini mengenali dan membedakan berbagai spesies. Karir yang cocok untuk kecerdasan ini adalah ilmuwan, naturalis, ahli konservasi, dan petani.
g. Interpersonal. Kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan berhubungan dengan orang lain. Biasanya anak yang menonjol pada kecerdasan ini cenderung ekstrovert dan sensitif pada perasaan orang lain. Anak ini mudah bekerja sama dalam kelompok. Ia dengan mudah berkomunikasi dan berempati pada orang lain, baik saat sebagai pemimpin maupun sebagai anak buah. Ia dapat belajar dengan baik melalui kerja sama dengan orang lain. Ia juga menyukai diskusi dan debat. Karir yang sesuai dengan tipe kecerdasan ini adalah : politisi, manajer, pekerja sosial, diplomat.
h. Intrapersonal. Kecerdasan ini berhubungan dengan kemampuan instropeksi dan refleksi diri. Anak dengan kecerdasan ini cenderung introvert dan lebih suka melakukan sendiri. Biasanya anak in mampu memahami emosi, tujuan dan motivasinya sendiri. Ia dapat belajar dengan baik bila diperbolehkan untuk berkonsentrasi pada hal yang diinginkannya sendiri. Karir yang sesuai dengan kecerdasan ini adalah : ahli filsafat, psikolog, teolog dan penulis.
Mengenali Kecerdasan Anak Anda
Secara lebih sederhana, Anda dapat mengenali aspek kecerdasan yang menonjol atau kurang menonjol pada anak Anda dengan membandingkannya dengan tabel berikut ini.
| ANAK YANG MENONJOL PADA ASPEK: | CARA BERPIKIRNYA | MENYUKAI | MEMBUTUHKAN |
| Linguistik | dalam kata-kata | membaca, menulis, bercerita, permainan kata | buku, tape rekaman, alat tulis, kertas, buku harian, dialog, diskusi atau debat |
| Logis- Matematis | dengan penalaran | percobaan, mempertanyakan, bermain puzzle, berhitung | benda dan alat untuk eksplorasi dan dipikirkan, bahan-bahan sains, kunjungan ke planetarium atau museum sains |
| Spasial | dengan bayangan dan gambar | merancang, menggambar, memvisualisasikan, corat-coret | seni, LEGO, video, film, gambar, permainan imajinasi, maze, puzzle, buku bergambar, museum seni |
| Kinestetik | melalui rangsangan secara fisik | menari, berlari, melompat, membangun sesuatu, menyentuh | meniru (role play), drama, bergerak, mainan susun, olah raga, permainan fisik, belajar secara aktif |
| Musikal | dengan ritme dan melodi | menyanyi, bersiul, bersenandung, mengetukkan kaki dan tangan, mendengar | bernyanyi, menonton konser musik, bermain musik di rumah/sekolah, punya alat musik |
| Inter-personal | dengan melontarkan gagasan ke orang lain | memimpin, berorganisasi, berhubungan dengan anak lain, menengahi | teman, kelompok bermain, pertemuan sosial, kegiatan kemasyarakatan, mentor |
| Intra-personal | dengan berpikir dalam-dalam sendiri | menetapkan tujuan, merenung, bermimpi, berdiam diri | tempat rahasia, waktu untuk menyendiri, pekerjaan yang ditentukan sendiri targetnya, pilihan-pilihan |
Menurut Gardner, tingkat setiap aspek kecerdasan pada masing-masing orang bukanlah harga mati. Semuanya dapat diasah dan dikembangkan dengan pendekatan-pendekatan tertentu.
Selasa, 24 Februari 2009
Our 2 be, sebuah konsep pemikiran management rumah tangga
Sharing lagi nih....
Pernahkah terpikir bahwa sebuah keluarga atau rumah tangga mirip seperti sebuah perusahaan?
Beranikah kita menerapkan sebuah pola management tertentu dalam rumah tangga seperti layaknya management dalam sebuah perusahaan?
Dua pertanyaan di atas sangat mengganggu namun sekaligus memberi ilham untuk membuat suatu perubahan dalam menjalani hidup berumah tangga dengan istri dan anak saya. Memang hampir tidak mungkin saya mengaplikasikan semua pola management perusahaan ke dalam rumah tangga namun setidaknya beberpa konsep berikut memberikan perubahan besar dalam kehidupan rumah tangga kami.
Visi, Misi dalam keluarga
Layaknya sebuah perusahaan sebuah keluarga harus dibina atas dasar kesamaan visi dan misi dengan pasangan kita, INI DASAR yang harus dimiliki untuk keharmonisandan biasanya sudah disepakati sebelum kita menikah.
Permasalahan bagaimana kita menjaga Visi dan Misi ini sehingga menjadi pedoman buat.
Yang saya lakukan adalah menentukan tujuan dan target bersama dalam membina rumah tangga serta bersama-sama, bahu membahu dalam mencapai tujua tersebut.
Tujuan/ target hidup berumah tangga
Apa sih tujuan kita menikah?
Apakah pernah terpikir pada saat kita akan menikah?
Mau punya rumah, punya anak, hidup sejahtera, menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warohmah, atau banyak tujuan lainnya.
Tapi apakah pernah kita melakukan monitoring atau review atas tujuan tersebut, layaknya sebuah perusahaan membuat pencatatan serta review atas kinerja dan pencapaian targetnya.
Seberapa jauh tujuan atau target keluarga kita tercapai? Teman-teman mungkin berpikir "Saru.., Nggak Ilo'..., Pamali..., Kebangetan..." dan hal lain yang jelek-jelek dan mengaggap saya terlalu keduniaan dan materialistik dalam berumah tangga atau bahkan ada yang setuju dengan pemikiran saya.
Yang saya lakukan bersama istri saya adalah "DUDUK, BICARA DAN CATAT"
Mulai tahun 2006 sampai saat ini, tiap akhir tahun saya dan istri selalu menyediakan waktu, untuk kami berdua berdiskusi "Mau apa kita ke depan?" saya dan istri menyebutnya "Our to be".
Strategi
Strategi pelaksanaan konsep our to be yang kami lakukan sebagai berikut:
1. Buat rencana tujuan 5 tahun yang di bagi menjadi tahunan
2. Catatan perubahan/pertumbuhan asset serta pencapaian tahu ini
3. Buat analisa perbandingan perubahan/pertumbuhan asset serta pencapaian dari tahun ke tahun
4. Lakukan pembahasan analisa SWOT, apa saja menjadi kekuatan dan peluan kami untuk mewujudkan Visi, Misi dan Tujuan Keluarga serta apa yang menjadi ancaman atau hambatan.
5. Setelah itu kami berkomitmen untuk melakukan langkah strategi nyata. Untuk memperkuatnya kami membuat suatu slogan, misalnya 2007 kami menyebutnya "tahun restrukturisasi aset", 2008 "tahun rekapitalisasi" dan seterusnya. Slogan ini saya print dan tempel di pintu lemari baju, sehingga kami terus melihatnya dan mengingatnya untuk melaksanakan.
6. Disiplin dan fokus apa yang menjadi komitmen bersama.
Ribet,
Repot banget ya...?!
Tapi nggak juga kalo caranya tepat.
Biasanya saya dan istri ambil waktu berlibur keluar kota untuk 2 atau tiga hari, HANYA BERDUA. Ya hitung... hitung "second honey moon" :P Awalnya emang kaku, bingung untuk membicarakan masalah konsep our 2 be ini, namun setelah berjalan semuanya mudah kok.
Saat ini kami bisa hidup lebih santai, nggak ngoyo, pokoknya lebih tentrem lah..., karena:
Kami sudah berencana,
Kami sudah berusaha,
Kami berdoa kepada Tuhan untuk Ridho' atas tujuan dan usaha kami
Selanjutnya kami bertawakal kepada-Nya
Terima kasih Sari untuk menjadi istri dan ibu bagi anak-anaku. :)