Sabtu, 28 Februari 2009

KENALI KECERDASAN MAJEMUK ANAK ANDA

Secara lebih spesifik, kuis berikut dapat membantu Anda mengidentifikasi aspek kecerdasan yang relatif lebih menonjol dibandingkan dengan aspek yang lain pada anak. Kuis berikut ini adaptasi dari kuis yang disusun oleh Michael Bergman dalam bukunya, A Multiple Intelligences Road To An ELT Classroom.

PETUNJUK PENGISIAN

1. Isilah setiap pernyataan berikut dengan nilai :
0 : bila Anda tidak setuju dengan pernyataan yang diberikan
2 : bila Anda sangat setuju dengan peryataan yang diberikan
1 : bila Anda ragu-ragu atau setengah setuju dan setengah tidak.

2. Kemudian jumlahkan skor untuk setiap aspek kecerdasan.

3. Aspek yang mendapatkan skor tinggi relatif dibanding aspek yang lain memberikan gambaran aspek kecerdasan yang menonjol pada anak Anda.

KUIS

Kecerdasan Interpersonal

a.

______

Anak Anda sering menjadi pemimpin dalam permainan

b.

______

Anak Anda senang mengobrol dengan temannya

c.

______

Anak Anda sering menolong temannya

d.

______

Anak Anda sering menjadi tempat curhat temannya

e.

______

Jumlah teman anak Anda banyak

f.

______

Anak Anda menjadi anggota beberapa klub kegiatan


______

TOTAL UNTUK KECERDASAN INTERPERSONAL

Kecerdasan Intrapersonal

a.

______

Anak Anda suka menonton tv sendirian

b.

______

Anak Anda suka belajar menyendiri

c.

______

Anak Anda mampu mengatakan apa yang menjadi kemampuannya

d.

______

Anak Anda suka menghabiskan waktu untuk menyendiri

e.

______

Terkadang sikap anak Anda dianggap aneh oleh temannya

f.

______

Anak Anda mampu belajar dari kesalahan yang dibuatnya


______

TOTAL UNTUK KECERDASAN INTRAPERSONAL

Kecerdasan Logis - Matematis

a.

______

Anak Anda mampu menghitung di luar kepala

b.

______

Anak Anda suka mengelompokkan barang-barang

c.

______

Anak Anda menyukai permainan semacam halma atau catur

d.

______

Anak Anda menyukai permainan angka

e.

______

Anak Anda tertarik bermain komputer

f.

______

Anak Anda suka bertanya cara kerja suatu benda


______

TOTAL UNTUK KECERDASAN LOGIS-MATEMATIS

Kecerdasan Linguistik

a.

______

Anak Anda suka membaca buku dan majalah

b.

______

Anda menilai anak Anda adalah pembaca yang baik

c.

______

Anak Anda suka bercerita atau membuat lelucon

d.

______

Anak Anda dapat mengingat nama teman-temannya dengan mudah

e.

______

Anak Anda suka mengucapkan kata-kata sulit

f.

______

Kosa kata anak Anda sangat bagus


______

TOTAL UNTUK KECERDASAN LINGUISTIK

Kecerdasan Kinestetik

a.

______

Anak Anda sulit berdiam diri untuk waktu yang lama

b.

______

Anak Anda mudah menirukan gerakan orang lain dengan tepat

c.

______

Anak Anda suka bermain permainan balok, mekanik

d.

______

Anak Anda suka berolah raga

e.

______

Anak Anda sering membuat model mobil, orang atau binatang dari lilin

f.

______

Anak Anda suka menari atau senam


______

TOTAL UNTUK KECERDASAN KINESTETIK

Kecerdasan Spasial

a.

______

Anak Anda mampu menunjukkan arah rumah saat berjalan-jalan

b.

______

Anak Anda suka kegiatan seni rupa

c.

______

Gambar anak Anda relatif lebih bagus dibanding teman sebayanya

d.

______

Film dan gambar sangat memudahkan anak Anda dalam menyerap informasi baru

e.

______

Anak Anda menyukai buku yang banyak gambarnya

f.

______

Anak Anda suka bermain puzzle


______

TOTAL UNTUK KECERDASAN SPASIAL

Kecerdasan Musikal

a.

______

Anak Anda mampu menyanyikan banyak lagu

b.

______

Anak Anda dapat menyanyikan lagu dengan nada yang tepat

c.

______

Anak Anda tertarik memainkan alat musik dan mampu memainkannya dengan cepat

d.

______

Anak Anda dapat merasakan bila mendengar nada lagu yang sumbang

e.

______

Anak Anda sering mengetukkan jari secara berirama

f.

______

Anak Anda sering bersenandung dan bernyanyi


______

TOTAL UNTUK KECERDASAN MUSIKAL

Kecerdasan Naturalis

a.

______

Anak Anda menyukai kegiatan luar

b.

______

Anak Anda suka mendengarkan suara burung, jangkrik atau suara alam lainnya

c.

______

Anak Anda dapat membedakan jenis-jenis tumbuhan dan binatang

d.

______

Anak Anda mampu membedakan, mana ular berbisa atau tidak

e.

______

Anak Anda suka mengamati tanaman dan/atau mengumpulkan batuan

f.

______

Anak Anda senang memelihara tanaman atau binatang


______

TOTAL UNTUK KECERDASAN NATURALIS

Nah, kuis ini hanyalah sebuah cara sederhana untuk mengetahui kelebihan anak Anda. Dan juga dengan mengetahui aspek yang kurang menonjol, Anda dapat menentukan cara belajar yang tepat bagi anak Anda.

Sumber:

www.anglolang.com/uploads/MutipleIntelligencesCheck.doc

Leia Mais…

MENGENAL KECERDASAN MAJEMUK

Kecerdasan majemuk (multiple intelligence) saat ini telah menjadi satu istilah yang populer. Sekolah-sekolah menawarkan pada masyarakat bahwa mereka akan mendidik siswanya dengan memperhatikan kecerdasan majemuk. Apa arti istilah kecerdasan majemuk? Bagaimana kita dapat mengenali aspek kecerdasan majemuk anak kita? Bagaimana mengembangkannya?


Kecerdasan majemuk adalah sebuah teori psikologi dan sekaligus teori pendidikan yang pertama kali digagas oleh seorang psikolog bernama Howard Gardner. Teori ini pertama kali dilontarkan pada bukunya di tahun 1983, Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences. Teori ini menyatakan bahwa manusia itu memiliki berbagai macam kecerdasan, dan setiap individu memiliki tingkat yang bervariasi untuk setiap jenis kecerdasan tersebut. Karena itu, setiap orang memiliki "profil kognitif" yang unik.

Teori Gardner ini berpendapat, bahwa definisi kecerdasan yang selama ini dianut, tidak mampu menggambarkan berbagai kemampuan yang dimiliki manusia. Contohnya, Andi yang mudah menghafal perkalian belum tentu secara keseluruhan lebih cerdas dibanding Joni yang sulit menghafal. Mungkin Joni lebih cerdas dalam aspek yang lain atau mungkin harus belajar dengan cara yang lain.

Gardner juga berpendapat, sekolah tidak boleh bersandar pada satu kurikulum baku. Sekolah harus mampu menawarkan "pendidikan yang berpusat pada individu." Dengan demikian, kurikulum disusun berdasarkan kebutuhan unik masing-masing anak. Ini juga termasuk membantu murid meningkatkan aspek kecerdasan yang kurang.

Teori ini mendapatkan kritikan luas dari kalangan psikologi dan pendidikan. Kritik yang paling umum adalah bahwa teori Gardner ini didasarkan pada intuisinya saja, bukan berdasar data empiris. Kritik ini juga menyatakan bahwa aspek kecerdasan yang disebutkan Gardner hanyalah nama lain dari bakat atau tipe kepribadian.

Walaupun demikian, teori ini sangat diterima di kalangan pendidik selama dua puluh tahun terakhir. Banyak sekolah menggunakan teori ini sebagai sebuah pedagogi, dan banyak guru yang memasukkan sebagian atau seluruh teori ini dalam cara mengajar mereka. Berbagai buku dan bahan ajar dibuat untuk menjelaskan teori dan penerapannya di dalam kelas.

Aspek Kecerdasan Majemuk

Apa saja aspek kecerdasan yang telah diidentifikasi oleh Gardner? Penjelasan berikut dapat memandu Anda untuk mengenali tipe kecerdasan yang menonjol pada anak Anda:

a. Linguistik. Kecerdasan linguistik-verbal berhubungan dengan kata-kata, baik lisan maupun tulisan. Biasanya anak dengan kecerdasan ini menonjol dalam membaca, menulis, bercerita, mengingat kata dan bahasa. Pekerjaan yang cocok bagi orang dengan kecerdasan ini adalah penulis, ahli hukum, filosof, politisi dan guru.

b. Logis-matematis. Kecerdasan ini berhubungan dengan logika, abstraksi, penalaran induktif dan deduktif, serta angka. Kecerdasan ini lebih mengarah pada kemampuan penalaran, pengenalan pola abstrak, berpikir ilmiah dan penyelidikan, serta mampu mengerjakan perhitungan yang kompleks. Karir yang cocok untuk orang dengan tipe ini adalah ilmuwan, ahli matematika, dokter dan ahli ekonomi.

c. Visual-Spasial. Kecerdasan ini berhubungan dengan penglihatan dan pemahaman spasial. Anak yang menonjol dalam aspek ini sangat bagus dalam memvisualisasikan dan memanipulasi objek secara pikiran. Ingatan visualnya sangat kuat dan biasanya artistik. Biasanya anak seperti ini juga pandai menentukan arah mata angin dan memiliki koordinasi tangan-mata yang bagus. Karir yang cocok untuk orang tipe ini adalah seniman, insinyur, dan arsitek.

d. Kinestetik. Aspek ini berhubungan dengan gerakan dan kegiatan fisik. Anak yang menonjol pada aspek ini sangat mahir dalam aktivitas fisik seperti olahraga dan menari. Biasanya anak ini dapat belajar dengan baik bila sambil melakukan aktivitas fisik tertentu. Kecerdasan ini sangat dibutuhkan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan menari, olah raga, bedah, kerajinan dan sejenisnya.

e. Musikal. Kecerdasan ini berhubungan dengan ritme, musik dan pendengaran. Anak yang menonjol kecerdasan musikalnya lebih sensitif pada suara, ritme, warna suara, dan musik. Anak ini bisa bernyanyi, bermain alat musik bahkan menggubah musik. Anak ini sering menggunakan lagu dan ritme untuk belajar dan mengingat sebuah informasi. Pekerjaan yang cocok adalah musisi, penyanyi, konduktor, dan penggubah.

f. Naturalis. Kecerdasan ini berhubungan dengan alam dan pengklasifikasian. Aspek kecerdasan ini bukan bagian orisinal dari teori Gardner tentang Kecerdasan Majemuk. Anak yang menonjol dengan kecerdasan ini lebih sensitif pada alam dan lingkungan sekitarnya. Ia mampu menumbuhkan dan memelihara tanaman, mudah memelihara, menjinakkan, dan berhubungan dengan binatang. Dengan mudah anak ini mengenali dan membedakan berbagai spesies. Karir yang cocok untuk kecerdasan ini adalah ilmuwan, naturalis, ahli konservasi, dan petani.

g. Interpersonal. Kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan berhubungan dengan orang lain. Biasanya anak yang menonjol pada kecerdasan ini cenderung ekstrovert dan sensitif pada perasaan orang lain. Anak ini mudah bekerja sama dalam kelompok. Ia dengan mudah berkomunikasi dan berempati pada orang lain, baik saat sebagai pemimpin maupun sebagai anak buah. Ia dapat belajar dengan baik melalui kerja sama dengan orang lain. Ia juga menyukai diskusi dan debat. Karir yang sesuai dengan tipe kecerdasan ini adalah : politisi, manajer, pekerja sosial, diplomat.

h. Intrapersonal. Kecerdasan ini berhubungan dengan kemampuan instropeksi dan refleksi diri. Anak dengan kecerdasan ini cenderung introvert dan lebih suka melakukan sendiri. Biasanya anak in mampu memahami emosi, tujuan dan motivasinya sendiri. Ia dapat belajar dengan baik bila diperbolehkan untuk berkonsentrasi pada hal yang diinginkannya sendiri. Karir yang sesuai dengan kecerdasan ini adalah : ahli filsafat, psikolog, teolog dan penulis.

Mengenali Kecerdasan Anak Anda

Secara lebih sederhana, Anda dapat mengenali aspek kecerdasan yang menonjol atau kurang menonjol pada anak Anda dengan membandingkannya dengan tabel berikut ini.

ANAK YANG MENONJOL PADA ASPEK:

CARA BERPIKIRNYA

MENYUKAI

MEMBUTUHKAN

Linguistik

dalam kata-kata

membaca, menulis, bercerita, permainan kata

buku, tape rekaman, alat tulis, kertas, buku harian, dialog, diskusi atau debat

Logis- Matematis

dengan penalaran

percobaan, mempertanyakan, bermain puzzle, berhitung

benda dan alat untuk eksplorasi dan dipikirkan, bahan-bahan sains, kunjungan ke planetarium atau museum sains

Spasial

dengan bayangan dan gambar

merancang, menggambar, memvisualisasikan, corat-coret

seni, LEGO, video, film, gambar, permainan imajinasi, maze, puzzle, buku bergambar, museum seni

Kinestetik

melalui rangsangan secara fisik

menari, berlari, melompat, membangun sesuatu, menyentuh

meniru (role play), drama, bergerak, mainan susun, olah raga, permainan fisik, belajar secara aktif

Musikal

dengan ritme dan melodi

menyanyi, bersiul, bersenandung, mengetukkan kaki dan tangan, mendengar

bernyanyi, menonton konser musik, bermain musik di rumah/sekolah, punya alat musik

Inter-personal

dengan melontarkan gagasan ke orang lain

memimpin, berorganisasi, berhubungan dengan anak lain, menengahi

teman, kelompok bermain, pertemuan sosial, kegiatan kemasyarakatan, mentor

Intra-personal

dengan berpikir dalam-dalam sendiri

menetapkan tujuan, merenung, bermimpi, berdiam diri

tempat rahasia, waktu untuk menyendiri, pekerjaan yang ditentukan sendiri targetnya, pilihan-pilihan

Menurut Gardner, tingkat setiap aspek kecerdasan pada masing-masing orang bukanlah harga mati. Semuanya dapat diasah dan dikembangkan dengan pendekatan-pendekatan tertentu.

Sumber: www.wikipedia.org


Leia Mais…

Selasa, 24 Februari 2009

Our 2 be, sebuah konsep pemikiran management rumah tangga

Sharing lagi nih....

Pernahkah terpikir bahwa sebuah keluarga atau rumah tangga mirip seperti sebuah perusahaan?

Beranikah kita menerapkan sebuah pola management tertentu dalam rumah tangga seperti layaknya management dalam sebuah perusahaan?

Dua pertanyaan di atas sangat mengganggu namun sekaligus memberi ilham untuk membuat suatu perubahan dalam menjalani hidup berumah tangga dengan istri dan anak saya. Memang hampir tidak mungkin saya mengaplikasikan semua pola management perusahaan ke dalam rumah tangga namun setidaknya beberpa konsep berikut memberikan perubahan besar dalam kehidupan rumah tangga kami.


Visi, Misi dalam keluarga

Layaknya sebuah perusahaan sebuah keluarga harus dibina atas dasar kesamaan visi dan misi dengan pasangan kita, INI DASAR yang harus dimiliki untuk keharmonisandan biasanya sudah disepakati sebelum kita menikah.

Permasalahan bagaimana kita menjaga Visi dan Misi ini sehingga menjadi pedoman buat.
Yang saya lakukan adalah menentukan tujuan dan target bersama dalam membina rumah tangga serta bersama-sama, bahu membahu dalam mencapai tujua tersebut.

Tujuan/ target hidup berumah tangga

Apa sih tujuan kita menikah?
Apakah pernah terpikir pada saat kita akan menikah?
Mau punya rumah, punya anak, hidup sejahtera, menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warohmah, atau banyak tujuan lainnya.

Tapi apakah pernah kita melakukan monitoring atau review atas tujuan tersebut, layaknya sebuah perusahaan membuat pencatatan serta review atas kinerja dan pencapaian targetnya.
Seberapa jauh tujuan atau target keluarga kita tercapai? Teman-teman mungkin berpikir "Saru.., Nggak Ilo'..., Pamali..., Kebangetan..." dan hal lain yang jelek-jelek dan mengaggap saya terlalu keduniaan dan materialistik dalam berumah tangga atau bahkan ada yang setuju dengan pemikiran saya.

Yang saya lakukan bersama istri saya adalah "DUDUK, BICARA DAN CATAT"
Mulai tahun 2006 sampai saat ini, tiap akhir tahun saya dan istri selalu menyediakan waktu, untuk kami berdua berdiskusi "Mau apa kita ke depan?" saya dan istri menyebutnya "Our to be".


Strategi

Strategi pelaksanaan konsep our to be yang kami lakukan sebagai berikut:
1. Buat rencana tujuan 5 tahun yang di bagi menjadi tahunan
2. Catatan perubahan/pertumbuhan asset serta pencapaian tahu ini
3. Buat analisa perbandingan perubahan/pertumbuhan asset serta pencapaian dari tahun ke tahun
4. Lakukan pembahasan analisa SWOT, apa saja menjadi kekuatan dan peluan kami untuk mewujudkan Visi, Misi dan Tujuan Keluarga serta apa yang menjadi ancaman atau hambatan.
5. Setelah itu kami berkomitmen untuk melakukan langkah strategi nyata. Untuk memperkuatnya kami membuat suatu slogan, misalnya 2007 kami menyebutnya "tahun restrukturisasi aset", 2008 "tahun rekapitalisasi" dan seterusnya. Slogan ini saya print dan tempel di pintu lemari baju, sehingga kami terus melihatnya dan mengingatnya untuk melaksanakan.
6. Disiplin dan fokus apa yang menjadi komitmen bersama.

Ribet,
Repot banget ya...?!
Tapi nggak juga kalo caranya tepat.
Biasanya saya dan istri ambil waktu berlibur keluar kota untuk 2 atau tiga hari, HANYA BERDUA. Ya hitung... hitung "second honey moon" :P Awalnya emang kaku, bingung untuk membicarakan masalah konsep our 2 be ini, namun setelah berjalan semuanya mudah kok.

Saat ini kami bisa hidup lebih santai, nggak ngoyo, pokoknya lebih tentrem lah..., karena:
Kami sudah berencana,
Kami sudah berusaha,
Kami berdoa kepada Tuhan untuk Ridho' atas tujuan dan usaha kami
Selanjutnya kami bertawakal kepada-Nya

Terima kasih Sari untuk menjadi istri dan ibu bagi anak-anaku. :)



Leia Mais…

Senin, 23 Februari 2009

Dari Hobi jadi Rezeki

Siapa bilang hobby ngabisin uang???

Dari hobby sekedar jalan-jalan pake motor, berlanjut ke "ngoprek sepeda motor" sampai balapan liar, akhirnya kecintaan akan motor mengantarkan saya bekerja di Main Dealer Sepeda Motor Yamaha pada tahun 2000, 3 tahun 8 bulan bekerja sebagai staff marketing dan service.

Di penghujung 2004 saya mengundurkan diri dari pekerjaan, padahal waktu itu posisi bagus dan pendapatanpun bagus.
Kenapa...?
Mau ngapain nggak kerja....?
begitu pertanyaan keluarga dan teman-teman.
"Saya mau buka bengkel", jawab saya mantab.

Cape' kerja,
Gak bisa menjalankan hobby,
Hidup datar dan hambar banget,
itu yang terpikir waktu itu.

Membuka bengkel Resmi Yamaha menjadi alasan saya, hal ini didasarkan pertimbangan adalah:

  1. Yakin bisa !!!
  2. Tabungan cukup untuk hidup "prihatin" selama satu tahun.
  3. Saya sangat suka dan mengenal motor, khususnya Yamaha
  4. Mengerti seluk beluk bisnis sepeda motor secara mendalam.
  5. Support penuh saya dapatkan dari teman-teman sekaligus karyawan di YMKI.
  6. Waktu itu Yamaha baru tumbuh sehingga peluang pasarnya sangat baik.
  7. Modal usaha masih relatif terjangkau dengan jangka waktu BEP sedang/realistis.
Setelah segala persyaratan dilengkapi dan lolos dari uji kelayakan team divisi service YMKI, akhirnya ijin bengkel keluar dan mulai beroperasi per tanggal 19 April 2004,

Dengan nama : Argopuro Motor
Dealer code : YSS 01127
Alamat : Jl. Meruya Selatan No 52 / 117A, Meruya Selatan, Jakarta Barat
Tel./Fax. : 021-58900473







Tahun pertama dan kedua adalah tahun berat buat saya.
Pada tahun ini jangan berharap untung apalagi untung besar,
bisa tutup biaya operasional saja sudah syukur.
Bengkel masih baru, harus bangun kepercyaan dan immage ke konsumen.

Hal ini gak terlalu saya pikir dan membebani,
"mind set" yang saya bangun adalah "This is hobby not work", sehingga gak terlalu beban, enyoy aja lagi....:)

Baru tahun ketiga mulai ada untung sedikit,
sekarang ... setelah hampir lima tahun,
saya mulai menikmati "manisnya buah dari pohon hobby dan kerja keras".

Saya memliki team solid yang berpengalaman dan ahli dalam bidang perawatan, perbaikan sepeda motor serta mempunyai sertifikat keahlian dari Yamaha.


















Saya memiliki perlengkapan buat "ngoprek serpeda motor" tanpa harus takut motor rusak dan gak bisa balikin lagi :P (karena udah punya alat bagus dan mekanik ahli "sendiri")


















Pertumbuhan unit masuk ke bengkel meningkat, pastinya disertai dengan meningkatnyakeuntungan omzet dan laba.














Dulu gak pernah kebayang dapat uang dengan cara yang kita sukai apalagi ditambah bonus "memberi manfaat buat orang lain". Kunci sukses yang saya tanamkan dalam menjalankan bengkel kepada semua karyawan adalah:
  1. Niat kuat untuk membuat hidup lebih bermanfaat, buat orang lain dan diri sendiri.
  2. Ikhlas memberikan pelayanan terbaik.
  3. Memegang dan menjaga kepercayaan, dari Yamaha, konsumen, vendor dan karyawan.
  4. Berbagi kebaikan
  5. Bersyukur atas kebaikan dan bersabar atas cobaan
Hobby nggak selamanya buang-buang uang kok.

Tekuni, gali peluangnya dan jalankan, cuma itu.
Nggak usah terlalu pusing hasilnya, nikmati saja prosesnya,
kalo proses benar pasti hasilnya baik.
PASTI.


Jakarta, 22 Februari 2009
Argo Bayu

Leia Mais…

Rabu, 18 Februari 2009

"Yen obah, mamah" falsafah Jawa yang masih relevan

Pagi yang dingin..., berrr

Menikmati segelas kopi susu dan sebatang rokok di kantin kantor pagi ini, nikme....h banget.

Sruput... sruput... push... "Asbaknya mas" kata seorang Cleaning Service kantin menawarkan asbak kepada saya.

Tiba-tiba saja saya teringat tahun 1993-1994 dimana pada saat itu status masih sebagai mahasiswa, saat itu harusnya adalah masanya mencari ilmu dan aktualisasi diri (lewat, organisasi, kegiatan mahasiswa dan ngumpul bareng temen-temen), sekaligus cari pacar tentunya... :p Namun tidak demikian yang terjadi pada saya, karena ekonomi proseses pengembangan diri dan keilmuan jadi terhambat, apalagi masalah aktualisasi diri dan cari pacar, mimpi keli ye.... :(

Pada saat itu pemikiran saya cuma gimana bisa punya uang lebih dari sekedar buat bayar SPP, dan makan sehari 2x? Saya pengen bisa seperti temen-temen lain, bisa ikut semua kegiatan yang saya mau tanpa pusing biaya, bisa ngumpul dan jalan kemana aja sama temen 2x tanpa harus khawatir gak punya uang. Tapi gimana caranya... cari beasiswa ...(gak tau gimana dan dari mana), ikut proyek dosen... (gak punya kenalan dosen yang mau ajak ikut proyek), mau kerja? kuliah keganggu nggak ya..? Jadi bingun.

Untungnya waktu itu saya punya temen yang baik lewat dia saya dikenalkan ke seorang pemilik perusahaan penyedia jasa celaning service CV. Srikandi, saya melamar untuk dapat bekerja part time di perusahaan itu.

Diterima ? Diterima.
Jadi apa...? ya petugas cleaning servcie - lah... masa Manager :D
Saya dapat shift pagi untuk bersih-bersih di kampus UPN Condong Catur (Sabtu - Minggu) dan UPN Babarsari (Senin-Jum'at).

Hari pertama kerja hari Minggu, semangat 45 freen..
Berangkat-kerja-pulang semua lancar gak ada masalah. Hari kedua, hari Senin, pas sampe kampus..... jeng, jeng, jeng... Ngeri man.., sempet ragu, gengsi, malu semua campur aduk. Masa.... mahasiswa UGM ngepel, nyapu, bersihin sampah dan WC di UPN apalagi kalo ada yang kenal GENGSOT abis... alias gensi merosot (begitu yang ada di kepala saya).


Saya berdiri lama di depan gerbang UPN, masuk nggak, masuk nggak. Hhhhhah...... napas rasanya berrrraaaat banget. "Hidup adalah pilihan!", "Saya LELAKI" lelaki harus bertanggung jawab atas apa yang dia pilih. Akhirnya saya masuk dan bekerja seperti kemarin.

Gak kerasa eh... tau-tau udah sebulan saya jadi petugas cleaning service, Gaji pertama Pren.... Alhamdulillah punya uang hasil keringat sendiri, demikian hari-hari sebagai cleaning service saya lewati, tipa bulan mulai dapat gaj. Dari gaji tersebut 50% buat +an biaya hidup 50% saya kumpulin buat modal "Saya pengen wiraswasta" dari modal itu.

Satu tahun setengah sudah saya menjadi cleaning service, uang tabungan dari gaji bersih-bersih harus diputar, masa gini terus.


Kebetulan ada saudara yang punya tanah kosong di daerah Salaman-Magelang saya ditawarkan untuk memanfaatkannya. Di situ saya buat usaha ternak pembesaran ayam kampung dan mebuat ayam kampung jadi ayam petelur. Bagaimana saya menjalankan bisnis ini akan terlalu panjang kalau diceritakan, singkatnya hasil LUMAYAN bisa bantu biaya adik kuliah. Bahkan bisa bantu angsuran rumah orang tua di Lampung.

"Untung gak bisa diraih, malang gak bisa ditolak" Akhir 1996 wabah "piler" datang, setelah 2 tahun usaha, akhirnya bangkrut, sebagian ayam mati, sisanya dimusnahkan :(((
lainnya sedikit tabungan hasil penjualan kandang ayam.

Dibalik kesulitan ada kemudahan itu bener, karena musibah itu saya jadi konsen sama kuliah, akhirnya 1997 surat keterangan lulus keluar meskipun baru wisuda Feb 1998 (Karena udah kerja).

Jadi apapun kita kalo mau berusaha pasti ada hasilnya, kata orang Jawa "Yen obah, mamah". Jangan menyerah pada nasib, kita yang harus merubah nasib. Jangan menunggu kesempatan, tapi ciptakan kesempatan.

Ups.... udah jam 09.30 wib, kerja... kerja.... udah siang
By (http://argobayu.blogspot.com)

Leia Mais…

Senin, 16 Februari 2009

Ngeblok..? Nekat aja, nggak usah takut.

Hai ... Akhirnya saya nyoba memberanikan diri bikin tulisan di "blog" alias ngeblog.

Awalnya sih cuma iseng browsing di internet untuk mengisi jenuh dan waktu kosong, cari barang dagangan sampai lihat-lihat gambar-gambar "Ti...t" (sensor) dan baru di penghujung 2008 saya mulai kenal "fb", he... he... kuper banget ya??!. Gila... kecanduan prend..., bisa berjam-jam mlototin layar monitor (di rumah lho, bukan dikantor).

Dari sini saya nyadar betapa hebatnya teknologi internet, bayangkan dari "fb" temen yang sudah 20 tahun gak tahu kemana rimbanya bisa ketemu lagi...! Dari sini pula saya kenal "web blog", BARU KENAL belum mengerti dan memahaminya, yang gua tahu tahu, dari sini banyak hal yang bisa didapat; cerita, pengalaman, pemikiran, peluang dan masih banyak hal lain.

Terinspirasi hal ini timbul keinginan untuk mengenal "web blog" lebih dalam, tapi makin dipelajari, makin didekati makin tambah banyak hal yang bikin kepala puyeng ?%@#$?. Kalo sa ya pikir ngeblog seperti mencari jarum di jerami saat ini pasti udah nyerah, anggap aja belajar ngeblog seperti pdkt. ama cewek cantik yang jinak-jinak merpati (jadi inget nostalgia berpacaran), Gampang-gampang susah, yang pasti bisa harus bisa didapetin (Gila... Pede Banget...).

Tahap awal yang dilakuin:

  • Banyak mengunjungi blog teman lain
  • Baca artikel dan buku tentang blog
  • sampai beli produk e-book online.
Ya namanya lagi ngedekitin "Cewek" butuh modal kale :P
Selanjutnya ya prakteklah/alias latihan alias coba, coba, dan coba.
Satu persatu langkah dari buku gua ikutin, sampe akhirnya... Hore... Blog pertama gua jadi.


Tanx ya Nita... buat obrolan singkat di HP yang ikut memotivasi untuk belajar "ngeblog", special tanx juga buat mas Joko, atas artikel -artikel dan bukunya.

BTW perjalanan baru dimulai, jalan panjang berliku masih harus dilewati, mohon support dan masukan agar kedepan saya bisa mengenal dan mendapatkan "cewek" ini (maksudnya pengetahuan tentang web, blog dan dunia internet lainnya lho.... bukan WIL (bisa dibacok+dicincang-cincang ama bini :))

CU.... semoga bloger Indonesia tambah berkualitas from http://argobayu.blogspot.com

Leia Mais…